Stibada.ac.id, Surabaya – Masjid An-Nur Tongkang, yang berlokasi di No. 115號, Xingyu St, Donggang Township, Pingtung County, 928, merupakan pusat kegiatan mahasiswa KKN Internasional STIBADA MASA 2023 di Taiwan. Bagi mahasiswa STIBADA MASA dan lazimnya WNI yang terbiasa hidup di komunitas mayoritas Muslim di Indonesia, merasakan culture shock ketika bermigrasi ke Donggang, Pingtung, Taiwan, adalah hal yang lumrah. Masyarakat pribuminya yang mayoritas non-Muslim dengan religiusitas kental membuat WNI yang notabene Muslim merasakan posisi dan situasi yang berbalik, menjadi minoritas dengan paradoksi representasi sosial-keagamaan. Kendati tantangan menjadi minoritas cukup kompleks, eksistensi Masjid An-Nur berperan sebagai simbol harmoni keberagaman di tengah dominasi pemukiman dan rumah ibadah mayoritas non-Muslim.

Keunikan tersendiri dari Masjid dengan empat lantai ini terletak pada posisinya yang berdiri tepat di depan rumah ibadah yang sangat disakralkan warga pribumi setempat. Rumah ibadah mereka ini memiliki ciri khas ritual mediumisasi dan interaksi dimensi lain, seakan-akan Masjid An-Nur berani berdiri di depan “mulut singa” yang sarat dengan hawa mistis. Bpk. Ustadz Iman, salah satu perintis dan pengurus Masjid An-Nur menceritakan, “Masjid ini dulunya adalah bekas rumah warga yang tidak kunjung laku dijual karena dianggap ‘wingit’. Menurut mitos yang berkembang di masyarakat, rumah ini berhadapan langsung dengan rumah ibadah, dan itu bisa membawa sial bagi penghuninya. Kesempatan itulah yang kemudian diambil oleh komunitas muslim PMI dengan berswadaya membeli bangunan ini untuk dijadikan Masjid.”. Selain berhadap-hadapan langsung dengan rumah ibadah dan ritus agama setempat, terdapat pula rumah ibadah lain yang tersebar di radius belasan hingga puluhan meter dari satu tempat ibadah ke tempat ibadah lainnya di sekitaran Masjid An-Nur. Fenomena ini menegaskan role dari Masjid An-Nur sebagai oase tauhid, sebuah representasi dari namanya (An-Nur: cahaya) seakan menjadi metafora cahaya Islam yang menerangi lingkungan sekitar yang masih dalam kegelapan (kufur), dibuktikan dengan seringnya non-Muslim bersyahadat di Masjid ini untuk memeluk agama Islam.
Mahasiswa STIBADA MASA (Abd. Qodir, Naufal, Ervan, Ghina, Iva, Shela) mendapatkan pengalaman tak ternilai dengan ber-KKN di Masjid An-Nur Tongkang (10/2023). Selain mengabdikan diri mensyiarkan bahasa arab dan dakwah islamiyyah, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan Masjid unik dan inspiratif ini, menjalankan misi dakwah dari posisi sebagai minoritas. Mahasiswa juga memperoleh pelajaran berharga tentang arti toleransi yang ditunjukkan oleh masyarakat pribumi Taiwan. STIBADA MASA tidak hanya mengajarkan dan membekali mahasiswanya dengan teori dakwah dan bahasa arab, tetapi juga berkomitmen memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman riil di lapangan dengan diterjunkan langsung ke tengah masyarakat, baik di tingkat nasional maupun Internasional. Anda setuju dengan inovasi kami?. Segera bergabung dengan STIBADA MASA dan dapatkan kesempatan menjadi bagian dari pejuang bahasa arab dan dakwah. (Aqj)

